Tampilkan postingan dengan label motor. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label motor. Tampilkan semua postingan

Ducati Superbike 1199 2012 Bergaya Tunggangan Rossi

Posted by Unknown Sabtu, 03 September 2011 0 komentar
DucatiSuperbike11992012 460x309 Ducati Superbike 1199 2012 Bergaya Tunggangan Rossi
Ducati dikabarkan segera memperkenalkan Ducati Superbike 1199 2012.

Beberapa foto spyshoot telah diunggah oleh media-media onlie di Eropa. Prediksinya, Ducati Superbike 1199 2012 akan mendebut di EICMA 2011, November mendatang.

Nah, sekarang, muncul foto dalam bentuk sktesa dengan striping ala Ducati MotoGP milik Valentino Rossi lengkap dengan nomornya 46.

Kuda besi ini diklaim bakal menjadi superbike pertama mengaplikasikan lampu LED di depan.
Informasi lain juga menyebutkan Superbike 1199 tidak lagi menggunakan belt-driven camshaft namun berganti menjadi  gear-driven cam configuration seperti yang digunakan Aprilia, yang memenangkan World Superbike 2010.

Dengan peranti ini tenaganya bakalan bertambah.  Superbike 1199 akan menggunakan frame baru lebih ringan. Akselerasinya diklaim lebih responsif. [dp/Wyu]

Sumber : dapurpacu.com

Helm Bisa Sebabkan Gangguan Pendengaran

Posted by Unknown Jumat, 02 September 2011 0 komentar
detail berita
F: helm Hi-Jack (autoevolution)
Perdebatan tidak tidak pernah habis soal plus-minus helm sepeda motor. Menurut para peneliti dari University of Bath, helm sepeda motor dapat menyebabkan gangguan pendengaran.

Menurut mereka sumber aeroacoustic dari kebisingan sepeda motor, sumber terbesar dari kebisingan untuk pengendara sepeda motor bukan pada deru mesin sepeda motor itu, melainkan kebisingan yang dihasilkan oleh udara yang melewati helm.

Para ilmuwan Inggris menempatkan helm di atas kepala sebuah manekin, dipasang dalam sebuah terowongan angin dan menyalakan kipas, menciptakan angin dan situasi kebisingan seperti naik motor.

Dengan menempatkan mikrofon di berbagai lokasi, para peneliti menemukan bahwa area bawah helm dan dekat dagu merupakan sumber signifikan dari suara yang mencapai gendang telinga seorang pengendara. Tim juga meneliti bagaimana helm sudut dan kecepatan angin mempengaruhi kenyaringan tersebut.

Namun, para peneliti memperkuat gagasan yang sudah ada bahwa pengendara yang memakai helm mengurangi risiko patah tulang tengkorak saat kecelakaan fatal. Adapun masalah gangguan pendengaran, peneliti menganjurkan menggunakan sumbat telinga.
 
Sumber : http://autos.okezone.com/read/2011/08/29/53/497791/helm-bisa-sebabkan-gangguan-pendengaran

Bajaj akan Jadikan Indonesia Basis Produksi

Posted by Unknown Kamis, 01 September 2011 0 komentar
are0
BajajPulsar 460x299 Bajaj akan Jadikan Indonesia Basis ProduksiBajaj Auto dikabarkan akan menjadikan Indonesia sebagai basis produksi untuk kawasan Asia Tenggara.

Pabrikan motor asal India ini bakalan menggelontorkan investasi USD 150 juta atau Rp 1,2 triliun untuk membangun pabrik perakitan di Tanah Air.

Pabrik baru ini direncanakan akan memiliki kapasitas produksi 100 ribu unit setiap tahun. Targetnya bukan hanya untuk pasar lokal namun diekspor di kawasan Asia Tenggara, pula. Sayangnya, tidak dijelaskan kapan kapan pabrik tersebut mulai beroperasi.

Bajaj Auto melalui PT Bajaj Auto Indonesia telah hadir di Indonesia beberapa tahun lalu. Varian yang diusung ke Indonesia adalah Bajaj Pulsar, yang diimpor dari Negeri Hindustan. Sedangkan pabrikan roda dua asal India lainnya, TVS, telah mendirikan pabrik di Karawang, Jawa Barat.  

Sumber : dapurpacu.com

Yamaha Scorpio, Tunggangan Tentara Separuh Nyawa R6

Posted by Unknown Senin, 29 Agustus 2011 0 komentar
Modifikasi Yamaha Scorpio, 2007 (Bekasi)

Desain bodi Yamaha R6 punya daya tarik yang mampu merengut hati Faiq. Sampai akhirnya dia merelakan Yamaha Scorpio untuk ganti baju ala supersports 600 cc andalan pabrikan garputala itu.

“Lekukan bodi R6 terlihat slim apa lagi pada tangki dan buntut belakangnya. Makanya bodi yang saya aplikasi di Scorpio tanpa fairing,” jelas Faiq yang bertugas sebagai anggota TNI Angkatan Darat tinggal di Jatimakmur, Pondok Gede, Bekasi.

Yup, meskipun pakai bodi dan buntut Yamaha R6 namun Faiq ogah mengaplikasi fairing. “Tanpa fairing desain bodi Yamaha R6 sudah keren tinggal direspon dengan aplikasi bodi tengah dan cover mesin yang minimalis,” jelas Budi Dave pemilik bengkel modifikasi Dave Motor Concept (DMC) yang menangani pengerjaan. 

Ciri DMC masih setia bermain ubahan bodi mengandalkan pelat galvanis 0,8 mm. “Saya sisipkan deltabox pada bagian tengah rangka Scorpio biar roh streetfighter makin kentara,” lanjut builder yang langganan turun di ajang contezt ini.

Desain deltabox ini mengikuti kontur bodi di bawah tangki yang memang khas Yamaha R6. Bagian ini dibuat dari pelat yang langsung ditempel pada komstir dan rangka bawah Yamaha Scorpio. “Sengaja dibentuk lebih mundur biar dudukan footstep lebih ke belakang,” ucap Wanto modifikator yang merancang besutan ini.

Sedang desain bodi bagian tengah yang minimalis dibuat seolah menjadi cover radiator. Inilah yang mengisi bagian depan motor jadi terlihat makin berisi meski tanpa fairing. “Biar kelihatan seperti asli dipasang radiator sungguhan meski tidak fungsi,” urai Wanto.

Makin sip, areal seputar mesin juga dipasang desain cover yang manis. “Biar enggak kelihatan terlalu padat modelnya,  dibuat berongga layaknya airscop sekaligus sebagai hawa mesin,” tegas builder muda berbakat yang piawai menekuk lembaran pelat ini.

Untuk kaki-kaki, sok depan masih mengandalkan Scorpio, lebih dipadukan desain sepatbor depan ala moge. “Ke depan kalau ada dana, akan ganti model upside down biar makin sip,” aku Faiq yang berkantor di Cilangkap, Jakarta Timur.

Namun untuk lengan ayun belakang Faiq mengaku cukup puas. Meski masih mengandalkan arm standar tapi tampilan sudah dilapis kondom. “Modelnya dibuat semirip mungkin detail arm Yamaha R6,” bilang Wanto yang asli Tegal.

Paling pas desain head lamp, sudah mengandalkan lampu depan copotan dari variasi moge. Biar tampilannya makin manis, cover lampu dibuat hampir menutupi seluruh reflektor. “Modelnya cover head lamp ditambah windshield bagian atas, sedang lampu belakang dipilih model LED,” tutup builder ramping ini. (motorplus-online.com) 

 DATA MODIFIKASI
Ban depan  : Swallow 120/60-17
Ban belakang  : Swallow 140/70-17
Knalpot    : Suzuki GSX 400
Pelek : Variasi 
DMC Sawangan : (021) 68447990 

Modifikasi Tiger Ala Arek Gresik 1999

Posted by Unknown Sabtu, 27 Agustus 2011 0 komentar
Bagi penggemar modifikasi otomotif. Kami tampilkan modifikasi  Tiger 1999 sebagai referensi Anda yang ingin memodifikasi tiger Anda.


Semoga bermanfaat!


Edwards Bersedia Direkrut Tim CRT

Posted by Unknown Jumat, 26 Agustus 2011 0 komentar
Colin Edwards memang menjadi salah satu pembalap yang memiliki karakter dan pribadi yang cukup unik. Selain membawa misi mulia untuk membuat tim Tech3 Yamaha bisa bertarung di papan atas, ia juga tidak gentar dengan semua rumor yang menimpanya. Nah berkaitan dengan rumor bahwa tim Tech3 akan mengakhiri karirnya bersamaan berakhirnya MotoGP 2011, tidak membuatnya gentar.

Pembalap berjuluk Texas Tornado itu pun menegaskan bahwa belum berencana untuk mengakhiri karirnya di MotoGP. Edwards bahkan bersiap untuk bertahan di tim Tech3, itu pun jika tim tersebut mau memperpanjang kontraknya. Jika tidak, ia siap bersedia untuk direkrut tim yang berstatus CRT alias Claiming Rules Team.

“Hingga saat ini saya tidak tahu apa yang akan terjadi nanti, keputusannya akan ditetapkan di MotoGP San Marino (4/9) mendatang. Saya belum mau pensiun, ini adalah kesalahan besar yang terwacanakan selama ini. Saat ini saya masih menikmati membalap di MotoGP dan masih berambisi besar untuk itu,” tegas Edwards yang dianggap sudah tidak memiliki motivasi untuk bertarung lagi musim ini.

Opsi lain untuk menerima tawaran tim CRT, tidak berarti Edwards menurunkan harga dirinya dengan menerimat tersebut! soalnya ia memiliki misi untuk membantu pengembangan motor CRT. “Saya masih akan terus membalap, kendati itu untuk membalap bersama tim CRT. Mengembangkan motor CRT tentunya menjadi tantangan tersendiri bagi saya,” pungkas juara dunia 2 kali WSBK itu.

Hmm, Edwards sudah memberikan sinyal. Jadi tim-tim yang sudah mendaftarkan diri sebagai tim CRT beberapa bulan lalu, bisa memberikan surat tawaran kepada Edwards sejak saat ini. (otosport.co.id)

Dovi Pindah ke Yamaha Jika Tak Dapat Motor Pabrikan

Posted by Unknown Kamis, 25 Agustus 2011 0 komentar
Tim LCR Honda sudah menjelaskan bahwa pembiayaan untuk dapat mengontrak Andrea Dovizioso adalah satu-satunya kendala besar bagi sponsorship mereka. Pasalnya sponsorship tim privat Honda itu tidak memberikan dana sebesar sponsor di tim pabrikan. Sehingga wajar jika LCR Honda menimbang-nimbang untuk merekrut Dovi tanpa ada subsidi dari Honda Racing Corporation (HRC).

Jika ini terjadi, tentunya Dovi juga tidak ingin direkrut dan menggunakan motor spesifikasi tim satelit alias motor dengan spesifikasi lebih dibawah dari pada motor tim pabrikan. Menurut pembalap asal Italia itu, ini adalah langkah mundur baginya jika ia menerima tawaran tersebut. Dovi pun menegaskan bahwa ia lebih baik hengkang ke tim lain yang tidak menggunakan motor Honda alias Yamaha.

“Fokus utama saya saat ini yaitu mendapatkan paket motor pabrikan. Di Indianapolis pekan ini dan di Misano akan jadi momentum tepat untuk menentukan kemana langkah saya untuk musim depan. Namun jelas jika saya berada di tim satelit dan dengan spesifikasi motor satelit pula, maka ini adalah langkah mundur yang cukup jauh bagi saya,” jelas Dovi.

“Tahun 2012 adalah tahun yang sangat krusial bagi pembalap. Jika tidak mendapatkan paket motor spesifikasi pabrikan, maka saya akan meninggalkan Honda. Yamaha sudah memperlihatkan paket terbaik prototipe motor mereka untuk musim depan. Kendati tidak di tim pabrikan Yamaha, namun ini adalah tantangan besar. Saya sudah melakukan kontak dengan tim Tech3, tapi bukan tentang kontrak,” tambah Dovi.

Opsi lainnya adalah tim Suzuki, namun target tim Suzuki tidak sama dengan target yang dimiliki oleh Dovi. Sementara untuk pindah ke tim Ducati, targetnya akan berubah yaitu mengalahkan Valentino Rossi dengan menggunakan motor yang sama dengannya. Hmm, kondisi Dovi musim ini memang sedang di ujung tanduk. Semoga saja ada konklusi tepat bagi pembalap asal Italia itu. (otosport.co.id)

RI Bakal Jadi Pasar Sepeda Motor Terbesar di Asean

Posted by Unknown Sabtu, 20 Agustus 2011 0 komentar
Kendati populasi sepeda motor pada tahun ini diprediksi bisa menembus 59 juta unit atau terbesar di Asia Tenggara, para pemangku kepentingan di industri ini tetap berkeyakinan pasar sepeda motor di Indonesia belum jenuh. 

Menurut Ketua Umum Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) Gunadi Sindhuwinata, secara alamiah kejenuhan pasar dapat terjadi karena menurunnya jumlah permintaan terhadap suatu barang secara konsisten yang bukan dipicu merosotnya daya beli konsumen. Sementara itu, persaingan antarprodusen kian longgar lantaran penurunan pertumbuhan penjualan. Kondisi tersebut dapat pula mendorong pertumbuhan penjualan absolut terdegradasi ke titik terendah sedangkan para pelanggan secara bertahap beralih ke produk lain.

Cara kerja mesin motor 4 tak

Posted by Unknown Selasa, 17 Agustus 2010 0 komentar
postingan ini akan sedikit menjelaskan tentang bagaimana cara kerja mesin 4 tak.
Ketika mesin pada keadaan posisi Tak 1 terjadi gerak hisap, berikut cara kerjanya:
  1. piston bergerak dari titik atas menuju titik bawah.

  2. klep masuk terbuka dan klep buang tertutup.

  3. penghisapan gas dari carburator masuk kedalam cylinder melalui klep masuk yang dalam terbuka.

Pada keadaan mesin posisi tak II terjadi gerak kompresi atau pemampatan, berikut cara kerjanya.
  1. piston bergerak dari titik bawah menuju titik atas.

  2. pada kedua klepnya keadaan tertutup rapat.

  3. gas yang ada di dalam cylinder di mampatkan atau di kompesi.

  4. Pada keadaan piston hampir mencapai titik atas, busi melontarkan api listriknya dengan tegangan yang cukup tinggi untuk membakar gas yang telah ada dalam cylinder.

Pada keadaan mesin posisi tak III terjadi gerak tenaga, berikut cara kerjanya:
  1. piston bergerak dari titik atas menuju titik bawah.

  2. pada kedua klepnya masih dalam keadaan tertutup.

  3. gerak piston turun kebawah di sebabkan oleh adanya dorongan gas yang telah di bakar, sehingga motor menghasilkan tenaga.

Pada keadaan mesin posisi tak IV terjadi gerak buang atau sisa pembakaran, berikut cara kerjanya.
  1. piston bergerak dari titik bawah meuju titik atas.

  2. pada klep buang terbuka sedangkan pada klep masuk gas tertutup rapat.

  3. sisa pembakaran gas yang telah mendorong piston dari dalam cylinder keluar melalui klep buang yang langsung ke knalpot.



Cara kerja mesin motor 2 tak

Posted by Unknown Rabu, 17 Maret 2010 0 komentar

pada postingan kali ini saya akan sedikit menjelaskan tentang bagaimana cara proses kerja mesin motor 2 tak:
pada keadaan motor posisi tak 1 :
  1. piston bergerak dari titik bawah menuju titik atas.

  2. bersamaan dengan terbukanya lubang aluran masuk maka gas dari gas carburator terhisap masuk ke dalam carter atau ruang kruk as.

  3. gas yang ada diatas pistron (dalam cylinder) akan di komperesi atau dimampatkan.

  4. pada saat piston mencapai titik atas, busi melontarkan bunga api listriknya dengan tegangan yang tinggi untuk membakar gas yang telah dikompresi (proses terjadi di dalam cylinder).

jadi kesimpulannya pada tak pertama terjadi proses masuknya gas dan terjadi pemampatan serta pembakaran gas.
Pada keadaan motor posis tak 2:
  1. piston bergerak dari titik atas menuju titik bawah.

  2. gas yang ada di dalam cylinder yang telah dibakar akan berusaha mengembang lalu mendorong piston dengan disertai tenaga tekanan lalu kemudian tekanan tersebut akan disimpan dan dirubah oleh kruk as menjadi tenaga motor.

  3. sedangkan gas didalam carter akan di kompresi sehingga sering disebut dengan compressi carter.

  4. kemudian lubang saluaran dibuka keluar terbuka oleh piston, maka gas sisa pembakaran dengan sendirinya akan keluar melalui saluran buang dari dalam cylinder yang langsung ke knalpot.

  5. pada waktu saluran buang terbuka oleh piston, maka gas yang telah di kompresi di dalam carter akan berusaha naik ke atas piston untuk membersihkan sisa pembakaran gas yang masih tertinggal di dalam cylinder, dan sekaligus gas baru tersebut menempati ruangan cylinder untuk kemudian dibakar dan ini terjadi terus menerus selama mesin dalam keadaan hidup.

Bisa dibilang pada tak ke 2 ini terjadinya proses kerja, kompresi carter, pembuangan,pencuciandan pembilasan.

Perbedaan motor 2 tak dengan motor 4 tak

Posted by Unknown Minggu, 28 Februari 2010 0 komentar
Perbedaan mesin motor 2 tak dengan motor 4 tak sungguh sangat signifikan dilihat dari jenis bahan bakar dan cylindernya. Berikut adalah ciri-ciri dan perbedaan motor 2 tak dengan 4 tak.
Ciri-ciri Motor 2 tak:
  • Bahan bakarnya selalu di campur dengan oi baik secara langsung ke dalam tangki bensin ataupun dengan cara memisah kannya

  • Cylinder tidak memiliki klep, sebagai gantinya adalh zuiger valve atau red valve untuk mengatur masuknya gas ke dalam ruangan cylinder.

  • Setiap zuiger atau piston hanya mempumyai 2 buah ring yaitu ring compressi I dan ring compressi II.

  • Setiap cylindernya memiliki 2 macam compressi yaitu compressi cylinder dan carter.

  • Setiap 2 kali gerakan piston terjadi 1 kali pembakaran gas.

Ciri-ciri motor 4 tak :
  • Bahan bakarnya bensin murni

  • Setiap cylindernya memiliki 2 buah klep yang masing – masing klep masuk dan klep buang

  • Cylindernya hanya memiliki 1 macam compressi yaitu compressi cylinder

  • Setiap zuiger atau piston memiliki 3 buah ring yaitu : ring compressi I, ring compressi II, rong oli. Ketiga ring ini sangat berguna untuk membantu pelumasan pada zuiger atau piston.

  • Terdapatnya rantai camprat dalam bak mesin yang berhubungan dengan noken as (kruk as). Rantai camprat ini tujuan nya untuk menahan gigi verseneling atau gerakan roda yang mendadak.

  • Setiap 2x putaran kruk as hanya terdapat 1x tenaga (compressi).
    Terbitkan Entri


pengertian "TAK" pada motor

Posted by Unknown 0 komentar
Kita sering membicarakan Tak pada sebuah kendaraan bermotor. Entah itu motor 2 Tak ataupun 4 Tak. Tetapi terkadang ada sebagian orang yang belum tahu pengertian Tak pada sebuah kendaraan bermotor. Maka dari itu di postingan saya yang perdana ini akan sedikit menjabarkan tentang pengertian dari Tak.

Tak atau yang sering disebut slag/stroke/langkah gerakan pada piston (zuiger) pada sebuah kendaraan bermotor mempunyai arti yaitu jarak langkah atau gerakan piston didalam cylinder mulai dari yang paling atas ( rata dengan cylinder blok) sampai dengan gerakan yang paling bawah .

Batas gerakan piston yang paling atas biasanya disebut dengan titik atas atau disingkat TA, dan gerakan yang paling bawah biasa disebut dengan titik bawah atau disingkat TB.

Langkah yang sangat terbatas itu disebabkan oleh adanya kruk as yang menggerakan piston atau (zuiger). Pergerakan piston atau zuiger dari titik atas (TA) sampai titik bawah (TB) atau sebaliknya disebut dengan yang putaran kruk as nya sebanyak 180° atau setengah putaran.

pengertian motor 2 “TAK”
Yaitu setiap jenis motor berbhan bakar , yang dalam setiap cylindernya mendapatkan 1 x pembakaran gas, dengan hanya memerlukan gerakan piston sebanyak 2x. sefdangkan kruk as yang berputar satu kali atau satu lingkaran (360°). Untuk mesin motor 2 tak menggunakan oli sampingsebagai cmpuran bahan bakar ( bensin ) contohnya seperti motor tua yang ber merk Yamaha, Suzuki, Kawasaki, vespa, bajaj. Untuk merk Kawasaki yang tidak menggunakan oli samping adalah MERZI.

pengertian motor 4 “TAK”
Yaitu setiap jenis motor berbahan bakar, yang dalam setiap cylindernya utuk mendapatkan 1 kali pembakar gas memerlukan 4x gerakan piston dan putaran kruk as nya sebanyak 2x (720°) dengan disertai terbukanya klep masuk dan klep keluar masing – masing sebanyak 1x.

BS-05 – Dual Master Cylinder (New Type)

Posted by Unknown Kamis, 02 April 2009 0 komentar
Mobil lama biasanya menggunakan master cylinder dengan piston tunggal (single piston) dan tank minyak rem tunggal (single reservoir). Sebenarnya hal ini sangat berbahaya. Jika sebuah kebocoran fluida terjadi, yang biasanya disebabkan oleh pipa retak/pecah, selang pecah, dan seal rusak, maka kehilangan gaya pengereman akan terjadi secara tiba-tiba saat kendaraan kita melaju, tentu dengan keadaan ini sudah kita tebak, kita pasti mengalami kecelakaan, entah nabrak mobil lain atau seekor kambing yang lagi nyebrang. Oleh sebab itu, sekarang mobil modern menggunakan sebuah dual master cylinder untuk meningkatkan keamanan saat di jalan (lihat gambar 9).


Gambar 9. Pada saat ini, pada umumnya mobil menggunakan tipe Dual master cylinder. Hal ini karena dual master cylinder dapat mengantisipasi kebocoran fluida yang mungkin terjadi pada saat pengereman.
Dual master cylinder, atau yang disebut tandem master cylinder, memliki dua piston hidrolik secara terpisah dan dua reservoir minyak rem (lihat gambar 10. Satu piston mengoperasikan dua wheel cylinder secara normal. Sedangkan piston lainnya juga mengoperasikan dua wheel cylinder lainnya. Oleh sebab itu, jika terjadi kebocoran pada salah satu jalur, maka jalur lain masih dapat berfungsi sehingga pengereman tetap dapat dilangsungkan.
Gambar 10. Bagian-bagian utama dual master cylinder.
Dalam dual master cylinder, rakitan piston bagian belakang (rear piston assembly) disebut piston utama (primary piston), dan rakitan piston depan disebut piston pendukung (secondary piston).
Cara Kerja Dual Master Cylinder
Aksi pistons, cups, dan ports dalam dual master cylinder adalah sama pada sebuah unit dengan tipe single piston (lihat gambar 11). Ketika kedua system dalam keadaan baik (tidak ada kebocoran), maka kedua piston tersebut memproduksi dan menyuplai tekanan ke semua roda pada masing-masing wheel cylinder-nya.
Jika ada tekanan yang hilang dalam bagian utama (primary) dari system pengereman (pada bagian belakang dari master cylinder), piston utama akan meluncur ke depan dan menekan piston pendukung (secondary piston) (lihat gambar 11B). Hal ini akan mendorong psiton pendukung ke depan secara mekanikal, yang kemudian membangkitkan tekanan dalam dua rakitan rem roda (wheel brake assembly).
Ketika sebuah jalur pengereman, wheel cylinder, dan komponen lainnya mengalami kebocoran dalam sirkuit pendukung (secondary circuit), piston pendukung akan meluncur semuanya ke depan dalam cylinder (lihat gambar 11C). Kemudian bagian belakang, piston utama menyediakan tekanan hidrolik untuk dua rakitan rem lainya.
Kegagalan pada kedua system secara bersamaan sangat tidak mungkin terjadi selama pengereman. Hal ini setidaknya dapat meningkatkan standar keamanan berkendaran.

Gambar 11. Pengoperasian dual master cylinder. A - Tidak ada masalah dalam system pengereman. Kedua psiton menghasilkan tekanan untuk empat rakitan rem roda. B - Sirkuit pengereman bagian belakang mengalami kebocoran. Piston utama (Primary piston) menekan piston pendukung (secondary piston) dan dua rakitan rem masih bekerja untuk mengehentikan mobil and two brake assemblies still work to stop car. C - Dengan kebocoran rem bagian depan, piston pendukung meluncur ke depan dalam cylinder. Piston pednukung kemudian mengoperasikan dengan normal untuk melakukan pengereman pad dua rakitan rem roda.

Sumber : http://bimbingan-otomotif.blogspot.com/

BS-04 – Master Cylinder (Old Type)

Posted by Unknown Rabu, 01 April 2009 0 komentar
Pada bentuk yang sederhana, sebuah master cylinder terdiri dari sebuah housing, reservoir, piston, rubber cup, return spring, dan sebuah rubber boot (lihat gambar 7). Sebuah cylinder dibentuk mellaui proses pemesinan dari master cylinder. Spring, cup, dan metal piston meluncur dalam cyinder ini. Dua port (lobang) dibor antara reservoir (tangki fluida) dengan cylinder.

Gambar 7. Pelajarilah bagian-bagian utama dari sebuah master cylinder.
Intake port pada master cylinder atau vent mengijinkan fluida mengalir memasuki bagian belakang dari cylinder sambil piston meluncur ke depan, perhatikan gambar 8A dan 8B. Fluida mengalir keluar dari reservoir melalui intake port dan menuju area disebelahnya piston dan cup.
Kemudian ketika brake pedal dilepas, spring mendorong piston dan cup kembali dalam cylinder. Jika dibutuhkan, rubber cup melentur ke depan mengijinkan fluida memasuki area di bagian depan dari piston dan cup. Biasanya lubang-lubang kecil dibor dalam sisi-sis piston sehingga fluida dapat mengalir melewati cup (lihat gambar 8).
Compensating port melepas tekanan lebih ketika piston kembali ke posisi semula (release). Fluida dapat mengalir balik ke dalam reservoir melalui compensation port. Aksi intake port dan compensation port menjaga system tetap penuh dengan fluida (lihat gambar 8C)

Gambar 8. Aksi piston dan cup dalam master cylinder. A – Piston meluncur kedepan. Fluida mengalir ke dalam area disebelah piston. Fluida yang berlebih mengalir ke dalam reservoir melalui compensation port. B – Piston dan cup bergerak melewati compensation port dan tekanan dihasilkan dalam pada bagian depan dari cylinder untuk melakukan pengereman.
C – Ketika brake pedal
dilepas, cup melentur ke depan sehingga fluida dapat mengalir ke depan piston untuk melepas pengereman yang terjadi.
Residual pressure valves menjaga tekanan fluida sisa kurang lebih 10 psi (69 kPa) untuk menolong menjaga kotoran-kotoran atau benda-benda asing keluar dari system.
Rubber boot pada unit master cylinder digunakan untuk mencegah debu atau kotoran lainnya yang mungkin dapat masuk ke bagian belakang dari master cylinder (lihat gambar 7). Boot dipasang tepat diatas housing dari master cylinder housing dan push rod pada brake pedal.

Sumber : http://bimbingan-otomotif.blogspot.com/

BS-03 – Brake Pedal

Posted by Unknown 0 komentar
Brake pedal assembly beraksi sebagai sebuah lengan untuk meningkatkan gaya yang diiterapkan ke piston master cylinder. Master cylinder manual diikat pada dinding mesin secara langsung. Brake pedal assembly diikat dibawah dash kendaraan (lihat gambar 5). Pedal berayun pada sebuah baut terpasang pada dudukan pendukung pedal (Pedal support bracket). Push rod menghubungkan brake pedal ke piston master cylinder (lihat gambar 6).

Gambar 5. Brake pedal assembly terikat pada dash. Push rod meneruskan pergerakan pedal ke dalam master cylinder dan mengoperasikan piston dalam master cylinder.

Gambar 6. System lama. A - Penerapan pedal menggerakkan push rod ke dalam piston. Piston Master cylinder menekan fluida (minyak rem) dalam cylinder dan jalurnya. Tekanan fluida menekan piston wheel cylinder sebagian sehingga pengereman dapat berlangsung.
B - Pelepasan brake pedal mengizinkan spring mengembang untuk menarik brake shoes mejauh dari brake drum. Fluida mengalir balik melalui jalur dan masuk ke dalam
master cylinder.
Sumber : http://bimbingan-otomotif.blogspot.com/

BS-02 - Prinsip Kerja Rem Hidrolik

Posted by Unknown Selasa, 31 Maret 2009 0 komentar
Pada tulisan sebelumnya (BS-01), kita bisa melihat bagian-bagian utama system rem dari sebuah kendaraan penumpang (Sedan). Bagian-bagian utama tersebut antara lain; (1) Brake Pedal, (2) Brake Booster, (3) Master Cylinder, (4) Brake Lines, (5) Disc Brake Assemblies, dan (6) Drum Brake Assemblies. Selain itu, kita juga melihat adanya sebuah system pengereman mekanikal, yaitu Emergency atau Parking Brake.

Gambar 2. Sistem kerja hidrolik pada sebuah sistem pengungkit.
Dalam tulisan BS-02 ini, kita akan membahas prinsip kerja dari system rem hidrolik pada mobil. Prinsip kerja rem hidrolik didasarkan oleh hukum pascal, yang mana memungkinkan kita bisa memberikan gaya yang kecil untuk dapat mengangkat gaya atau beban yang jauh lebih besar, tentu dengan perbandingan luas penampangnya.
Gambar 3. Prinsip kerja rem hidrolik pada mobil.
Gaya kaki dari sopir saat menginjak brake pedal diteruskan oleh fluida melalui master cylinder, kemudian diteruskan ke manifold yang biasanya sekaligus berfungsi sebagai proportional valve ke tiap-tiap roda. Pada roda yang menggunakan disc brake assembly, diteruskan ke caliper untuk mendorong piston, sedangkan jika roda menggunakan drum brake assembly, diteruskan ke wheel cylinder untuk mendorong pistonnya juga. Piston pada disc brake assembly akan menekan brake pads atau material frictions (kampas) sehingga putaran Brake disc (cakram) dapat ditahan karena adanya cengkraman tersebut. Cengkraman ini menghasilkan gesekan dan panas pada material.
Gambar 4. (A)-Proses pengereman pada disc brake assembly, dan
(B)-Proses pengereman pada drum brake assembly.
Sedangkan pada drum brake assembly, piston dalam wheel cylinder akan menekan brake shoes (sepatu rem), dalam hal ini adalah material frictions, sehingga mengenai lining surface pada bagian dalam brake drum dan kemudian putaran roda dapat dikurangi dengan adanya gaya gesekan yang terjadi. Dengan demikian, kecepatan laju kendaraan dapat dikurangi.
Pada kesempatan selanjutnya, kita akan membahas secara detail cara kerja dari masing-masing bagian utama rem sistem hidrolik.

Sumber : http://bimbingan-otomotif.blogspot.com/

Kawasaki Ramaikan Indoprix

Posted by Unknown Sabtu, 14 Maret 2009 0 komentar
Arya Perdhana - detiksport

Jakarta - Kompetisi balap motor Indoprix bakal berlangsung lebih seru tahun ini. Peta kekuatan para peserta banyak berubah, termasuk akibat kedatangan tim debutan, Kawasaki.
Kedatangan Kawasaki ini dijamin akan meramaikan kompetisi yang sebelumnya didominasi oleh Yamaha dan Suzuki. Tahun lalu, salah satu pabrikan besar lainnya, Honda, juga mulai berkompetisi.
Menjelang gelaran seri pertama Indoprix di Sirkuit Sentul, Minggu (15/3/2009), Kawasaki menyatakan kesiapannya untuk bertarung dengan tim-tim lain yang sudah lebih berpengalaman.

"Pada seri pertama Indoprix ini, kami yakin akan siap tempur. Mesin kami sudah menemukan titik terbaiknya di sirkuit Sentul nanti," ujar chief mekanik Kawasaki Elf IRC NHK Rextor Manual Tech, Ibnu Sambodo, dalam rilis yang diterima detiksport.

"Walaupun ini baru pertama kalinya dan belum sama sekali berpengalaman dan belum mempunyai referensi mesin yang sesuai, tapi kami akan bekerja keras agar tim Kawasaki bisa menang," lanjut Ibnu optimistis.

Kawasaki akan diperkuat dua pembalap kawakan, Hadi Wijaya dan Ardi Satya Sadarma. Meski mereka tetap akan membutuhkan adaptasi, Kawasaki yakin keduanya akan berprestasi dengan motor Blitz 110, Blitz 125 dan Athlete 125.

"Pembalap sekelas Hadi Wijaya tidak akan memakan waktu lama dalam beradaptasi," yakin Ibnu tentang Hadi yang tahun lalu cukup berjaya kala memperkuat Suzuki.

( arp / arp )
sumber :detiksport

free counters